Persela Lamongan Resmi Pertahankan Aji Santoso

Lamongan – Masa depan pelatih Persela Lamongan, Aji Santoso, sudah bisa dipastikan akan tetap menangani Laskar Joko Tingkir pada musim depan. Manajemen Persela resmi memperpanjang kontrak Aji Santoso.

Aji Santoso mendapatkan perpanjangan setelah Persela melihat hasil evaluasi tim selama ditangani oleh pelatih asal Malang itu. Keputusan diambil karena Aji Santoso dinilai mampu mengembalikan mental bertanding pemain Persela sehingga terhindar dari degradasi ke Liga 2.

Dalam situs resminya, Persela Lamongan mengklaim memperpanjang kontrak Aji Santoso karena dirasa sesuai dengan karakteristik tim yang bermarkas di Stadion Surajaya, Lamongan itu. Selain itu, Aji Santoso bukan sosok yang baru saja mengenal seperti apa Persela.

“Kami memutuskan memperpanjang kontrak Aji Santoso dengan berbagai alasan. Beliau juga sesuai dengan karakter Persela selama ini. Apalagi Coach Aji sudah betah di Lamongan, keluarganya juga nyaman tinggal di sini,” ujar manajer Persela, Edy Yunan Achmadi, seperti dilansir dari situs resmi Persela.

Aji Santoso tercatat memang sudah menangani Persela dalam dua kesempatan sebelumnya. Pelatih berusia 47 tahun itu pernah menangani Persela di Torabika Soccer Championship 2016 dan Liga 1 2017. Saat itu, Aji Santoso datang sebagai pelatih pengganti. Kini dengan status pelatih kepala yang akan mempersiapkan tim dari awal musim, Aji diharapkan membawa Persela bisa naik ke papan atas.

“Tantangan bagi Aji Santoso adalah agar Persela harus lebih baik lagi ke depannya. Kami berharap Persela tidak hanya berkutat di bawah lagi, tapi harus bisa bersaing di papan atas,” lanjut Yunan.

Persela memang sempat dilatih oleh Heri Kiswanto di Liga 1. Namun, akhirnya mantan pemain Timnas Indonesia itu mengundurkan diri setelah mendapatkan hasil buruk dalam sembilan laga terakhirnya bersama Persela.

Laskar Joko Tingkir pun sempat berada di posisi ke-15 dan sempat terancam masuk zona degradasi. Namun, Aji Santoso berhasil membuat Persela berhasil tetap bertahan di Liga 1 dan finis di posisi ke-14 pada akhir musim.