Hukum Asuransi dalam Islam

Hukum Asuransi Dalam Pandangan Islam

Hukum Asuransi Dalam Pandangan Islam – Layanan asuransi jenis apapun memang saat ini merupakan salah satu jenis layanan pendanaan yang sudah memasyarakat alias sudah banyak sekali digunakan oleh masyarakat. Pasalnya layanan asuransi ini sering dipandang sebagai layanan jaminan yang mana sangat membantu bagi masyarakat yang memang dalam keadaan ekonomi yang kurang dan rendah. Alias bisa anda sebut golongan orang miskin.

Hukum Asuransi Dalam Pandangan Islam

Hukum Asuransi dalam Islam

Hukum Asuransi dalam Islam

Namun kini tidak hanya orang-orang kalangan rendah yang memakai jasa dari asuransi ini. semua golongan masyarakat bahkan kini telah banyak yang menggunakan jasa asuransi ini. baik itu asuransi kesehatan, asuransi jiwa, asuransi pendidikan, maupun asuransi lainnya.

Dengan memakai jasa asuransi memang tak dapat dipungkiri bahwa kehidupan seseorang akan semakin terjamin dalam hal pendanaan. Nah sebaliknya hal ini justru dianggap oleh sebagian orang Islam bahwa asuransi ini merupakan hal yang dilarang. Lantas bagaimana sebenarnya asuransi dalam pandangan Islam?

Asuransi dalam pandangan Islam umumnya memiliki dua pandangan yang berbeda-beda. Ada sebagian ulama yang memang kokoh berpendapat bahwa asuransi ini memang tidak diperbolehkan. Alias diharamkan. Mereka memiliki argumen yang mana mengatakan bahwa kehidupan seorang manusia itu harusnya bergantung hanya pada Allah semata. Tidak bisa mengandalkan usaha manusia. Bahkan soal dana sekalipun.

Mereka juga beranggapan bahwa ada unsur riba di dalam proses pengolahan dana dari asuransi ini. beberapa juga bahkan ada yang berpendapa bahwa ada unsur judi di dalam proses layanan asuransi. Pasalnya seseorang yang membayar premi lantas di tengah perjalanan tidak ada kemampuan membayar premi maka dana jaminan akan terpotong dan bahkan beresiko tidak kembali sama sekali. Walaupun ada pandangan yang mengharamkan asuransi ini namun masih ada sebagian pendapat ulama yang masih memperbolehkan asuransi ini.

Pendapat yang membolehkan asuransi dalam pandangan islam ini memiliki argumen bahwa dengan menggunakan asuransi maka tidak ada hukum dalam al-quran maupun hadis yang melarangnya.

Dengan menggunakan salah satu layanan asuransi terbaik di Indonesia juga tidak selamanya mengandung riba ataupun judi. pasalnya ada unsur saling rela dari kedua belah pihak asuransi mengenai semua hal terkait dana dan premi. Investasi dalam asuransi juga seringkali digunakan untuk hal-hal yang membawa dampak positif untuk masyarakat. Sehingga asuransi mengandung manfaat bagi kehidupan.